MENGAKU RASUL


Starvision kali ini mengangkat film religi yang terinspirasi maraknya aliran sesat di Indonesia. Cerita ini diilhami oleh banyaknya orang yang mengaku sebagai rasul yang diutus untuk memurnikan akidah.
Dalam besutan sutradara Helfi Kadit, film ini berkisah mengenai padepokan sesat di daerah Jawa Barat. Padepokan sesat yang sebelumnya adalah sebuah pesantren itu dipimpin oleh Ki Baihaqi (Reza Pahlevi) dan Guru Samir (Ray Sahetapy). Pesantren itu menjadi padepokan sesat sejak Guru Samir menyatakan dirinya sebagai rasul.
Diceritakan pula Rianti (Jian Bantari) adalah mahasiswi yang sedang bimbang karena masalah keluarga dan masalah percintaan dengan sang kekasih. Rianti yang bertengkar dengan ayahnya karena hubungannya dengan Ajie (Alblen) tak direstui, memilih pergi. Rasa kecewa Rianti membuncah kala memergoki Ajie dengan wanita lain. Untuk menenangkan pikiran, Rianti bergabung dengan padepokan Guru Samir.

Ajie pun menyusul Rianti ke padepokan atas permintaan ibu Rianti (Baby Zelvia). Dia ingin mengajak Rianti pulang sekaligus menjelaskan tentang kesalahpahaman di antara mereka. Tapi Rianti sudah banyak berubah, bahkan dia tak ingin meneruskan hubungan dengan Ajie. Dia kini dekat dengan Reihan (Ihsan Idol), anak tiri Guru Samir.
Berbagai keganjilan ditemui oleh Ajie selama di padepokan, antara lain adanya penghapusan dosa dan jaminan masuk surga dengan cara membeli sertifikat. Tak sengaja pula, Ajie memergoki Guru Samir melakukan tafakur dengan cara yang tidak lazim, bahkan melihat Guru Samir memeluk seorang gadis di sebuah gudang yang mereka sebut sebagai rumah tirakat.
Ajie curiga Guru Samir penganut aliran sesat. Sebaliknya, Rianti tak percaya Guru Samir yang dipujanya berlaku sesat. Rianti pun tak keberatan saat Guru Samir ingin menikahinya. Ajie dibantu Raihan bertekad membongkar kebusukan Guru Samir.
Keadaan memanas saat salah satu jamaah padepokan, Marni (Fitri Ayu), mengaku dihamili Guru Samir. Ayah Marni marah besar, minta pertanggungjawaban Guru Samir.
Guru Samir tidak menolak pengakuan Marni. Dia, yang mengaku orang suci tak mungkin melakukan perbuatan nista seperti itu. Untuk membuktikan dia tak bersalah, Guru Samir membuktikan dengan memotong tangannya. Jika tangannya kembali utuh setelah dipotong, maka dia adalah benar orang suci yang setara dengan rasul.
Jamaah, termasuk Rianti, banyak yang percaya dan mengimani kepada Guru Samir saat terbukti tangannya bisa kembali utuh setelah dipotong.
Apa yang sebenarnya terjadi? Benarkah Guru Samir orang suci yang dikaruniai mukjizat?
Film yang mulai tayang di bioskop pada tanggal 5 Juni ini terbilang sangat berani, karena dia mengambil tema yang sangat sensitif bagi sebagian besar penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Namun setelah sukses lolos sensor LSF, dan berhasil tayang di bioskop, film ini telah membuktikan diri mampu mengangkat hal 'tabu' secara apik.
Alur cerita yang lambat memang sedikit mengganggu. Meski demikian, pemain senior yang kemampuan aktingnya tak perlu dipertanyakan, berhasil memaku penonton untuk terus mengikuti cerita hingga akhir.
Namun sayang, kesabaran penonton menantikan kisahnya hingga akhir tak terbalas. Setelah cerita berakhir, penonton tak disuguhi penutup cerita yang diharapkan. Akhir cerita cenderung dipaksakan dan mengambang. Banyak hal yang ingin diketahui oleh penonton tak terungkap di akhir cerita.
UNTUK DOWNLOAD SILAHKAN COPY PASTE LINK DI BROWSER
http://rapidshare.com/files/160369828/Mengaku_Rasul.part1.rar
http://rapidshare.com/files/160370185/Mengaku_Rasul.part2.rar
http://rapidshare.com/files/160369905/Mengaku_Rasul.part3.rar
OR
http://rapidshare.com/files/161549425/m-r-2008.part01.rar
http://rapidshare.com/files/161650621/m-r-2008.part02.rar
http://rapidshare.com/files/161650622/m-r-2008.part03.rar
http://rapidshare.com/files/161739548/m-r-2008.part04.rar
http://rapidshare.com/files/161739552/m-r-2008.part05.rar
http://rapidshare.com/files/161779293/m-r-2008.part06.rar
http://rapidshare.com/files/161779296/m-r-2008.part07.rar
http://rapidshare.com/files/162326909/m-r-2008.part08.rar
http://rapidshare.com/files/162326911/m-r-2008.part09.rar
http://rapidshare.com/files/162332675/m-r-2008.part10.rar

Bukan Cinta Biasa


Dated Released : 7 May 2009
Quality : -
Info : imdb.com/title/tt1431030
Lihat : Trailer
Starring : Ferdy Element, Wulan Guritno
Genre : Comedy | Romance

Uploader by barrock

Download File[502MB]
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
R E S E N S I

Nikita (Olivia Lubis Jensen) yang hanya tinggal berdua dengan sang ibu, Lintang (Wulan Guritno). Tanpa sengaja, Nikita menemukan kenyataan ayahnya, Tommy (Ferdy Element) ternyata masih hidup.

Tommy sendiri adalah seorang bintang rock, yang kehidupannya kurang teratur, urakan dan senang 'main' perempuan. Angel (Julia Perez) adalah salah satu korban 'permainan' Tommy.

Kerinduan Nikita akan sosok ayah akhirnya dapat terpenuhi. Lintang yang harus berangkat ke luar negeri, akhirnya dengan terpaksa menitipkan Nikita pada Tommy. Di sinilah awal mula kisah antara ayah dan anak yang tak pernah bertemu selama belasan tahun bermula.

Tommy yang selama ini bisa bersikap seenaknya di rumahnya, namun semenjak kedatangan Nikita di rumahnya, ia harus mengubah sebagian besar kebiasaannya. Karena Nikita menerapkan beberapa aturan di rumahnya. Dari aturan berhenti merokok, minum minuman keras, hingga melarang ayahnya membawa teman wanitanya ke dalam kamar.

Ketika Cinta Bertasbih


Date Released : 11 June 2009
Quality : -
Info : imdb.com/title/tt1445050
Lihat : Trailer
Starring : Kholidi, Alice Norin
Genre : Drama

Uploader by barrock

Download File

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
R E V I E W

Film ini melakukan pengambilan gambar (syuting) di lokasi sebenarnya yaitu di beberapa tempat di Kairo Mesir seperti di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mesir, seputar Kota Kairo dan Alexandria, Bandar Udara Internasional Kairo, Sungai Nil, Piramid Giza, dan Universitas Al Azhar, sehingga akan memberikan nilai plus pada film ini.

Film yang diangkat dari novel Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburrahman el-Shirazy ini bercerita kisah perjalanan Khairul Azzam (M. Kholidi Asadil Alam), seorang mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Universitas Al Azhar Kairo-Mesir. Azzam merupakan mahasiswa yang cerdas, hal ini terbukti ketika di tahun pertama dia memperoleh predikat jayyid jiddan (baik sekali). Tetapi di tahun kedua, Ayah Azzam yang tinggal di Solo, Indonesia meninggal dunia. Setelah itu ibunya sering sakit-sakitan. Belum lagi ketiga adik perempuannya yang masih beranjak dewasa yang pasti memerlukan banyak biaya. Maka untuk menghidupi dirinya dan keluarganya di Indonesia, Azzam berdagang bakso dan tempe di Kairo-Mesir. Sejak saat itu Azzam mengalihkan konsentrasinya dari belajar ke bekerja, sehingga prestasi akademiknya menurun. Beberapa kali ia juga tidak naik tingkat.

Dari pekerjaannya berdagang bakso dan tempe tersebut Azzam menjadi terkenal di kalangan KBRI di Kairo, sehingga mempertemukannya dengan Eliana (Alice Sofie Norin), gadis cantik dan modern, putri Dubes RI di Mesir. Selain itu kehadiran Anna (Oki Setiana Dewi), seorang wanita Islami yang menggoda hati Azzam menjadi unsur yang mengikat keduanya dalam sebuah misteri cinta.

Bagaimana kisah selanjutnya. Apakah film KCB ini bisa sebagus dalam nove

Ketika Cinta Bertasbih 2


Bermula dengan penuturan tentang keindahan suasana dini hari di Pesantren Darul Quran, Kang Abik berhasil mengajak pembacanya untuk seakan memasuki satu demi satu alur cerita di bagian kedua dari karya dwilogi Pembangun Jiwa-nya “Ketika cinta Bertasbih” ini.
Kehadiran seorang gadis jelita dengan kekhusyuan ibadahnya di sepertiga malam terakhir itu, telah memperkuat karakter ia, seorang mahasiswi terbaik di Al Azhar University, ialah Anna Althafunnisaa. Seorang putri dari Kiai Lutfi pemilik pondok pesantren Daarul Qur’an.
Kisah berlanjut dengan pemaparan suasana kegundahan hati seorang master lulusan terbaik pula dari Universitas tertua di dunia itu. Furqan. Tentunya kita masih ingat ia ketika disaat-saat kebahagiaan ia akan keberhasilannya meraih gelar master, ia juga harus rela menyandang predikat sebagai pengidap HIV di Ketika Cinta Bertasbih (KCB) 1.
Kegundahan hati itu terus berlanjut walaupun sampai ketika Anna menerima pinangannya dari Furqan. Ia bagai berada di ujung sebuah tebing kebimbangan, antara meneruskan ke jenjang pernikahan atau membatalkan semuanya.
Sampai akhirnya, pil pahit harus ditelan oleh banyak dari para pria yang selama ini menaruh hati pada Anna Althafunnisaa. Tak terkecuali Khairul Azzam, seorang mahasiswa Al Azhar yang baru dapat menyelesaikan kuliahnya setelah hampir 9 tahun lamanya ia berada di negeri para nabi itu. Pada bagian kedua karya dwilogi ini diceritakan tentang kepulangan Azzam yang disambut bahagia oleh keluarganya. Banyak perubahan yang terjadi pada kehidupan keluarga Azzam jika dibandingkan dengan kehidupan 9 tahun yang lalu sebelum ia berangkat menunaikan cita-cita. Salah seorang adiknya yaitu Ayatul Husna kini telah menjadi seorang cerpenis remaja yang mendapatkan penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional Indonesia.
Keberadaan tokoh-tokoh sebelumnya di KCB 1, serta hadirnya tokoh-tokoh baru di KCB 2 semakin membuat karya ini terasa begitu wah. Bahkan menurut saya pribadi jika dibandingkan dengan KCB 1, KCB 2 ini jauh lebih bagus dalam segi penuturan kisahnya.
Ada beberapa cerita yang telah usai di KCB 1 dan tidak sedikitpun tertulis kembali di KCB 2, seperti halnya kisah kekecewaan Fadhil ketika seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya, yang ia pernah harapkan dapat menjadi belahan jiwanya ternyata menikah dengan sahabatnya sendiri.
Konflik tajam terjadi pada beberapa bagian dari novel ini, diantaranya pada shubuh hari ketika terjadi keributan di rumah Azzam, disana diceritakan tentang seorang paman yang akan menembak dan membunuh keponakannya sendiri. Kemudian klimaks cerita ini terjadi ketika terjadi kecelakaan dimana yang menjadi korbannya adalah Azzam dan Ibunya, mereka terpelanting jatuh dari atas sepeda motor karena tertabrak bus yang ugal-ugalan, sampai akhirnya Azzam harus rela berbaring di rumah sakit menderita patah tulang, sementara ibunya berpulang menghadap ke hadirat Alloh SWT.
Ada raut kesedihan disana, padahal saat musibah itu terjadi adalah hanya berselang 4 hari sebelum pesta pernikahan Azzam dengan seorang dokter dari Kudus.
Ada banyak kisah yang terjadi secara tiba-tiba diluar dugaan para pembaca. Namun secara keseluruhan, kesinambungan cerita dari satu tokoh yang ditampilkan dengan tokoh lain di bagian lainnya, masih tetap menjadi satu ciri khas dari karya-karya kang abik, yang mampu membuat decak kagum para pembacanya.
Selain dari kuatnya alur serta penokohan dalam KCB 2 ini, kang abik juga masih terlalu lihai menceritakan keseharian dalam kehidupan pesantren, tentunya ini mungkin karena sesuai dengan latar dari kehidupan kang abik itu sendiri. Kemudian, satu persatu keilmuan tentang fiqih, aqidah, dan lain sebagainya tetap menjadi suguhan utama yang beliau munculkan dalam bagian cerita ini, tanpa sedikitpun membuat para pembaca merasa digurui.
Bukan hanya kisah cinta, nilai-nilai semangat wirausaha atau jiwa entrepreneurship yang dimiliki Azzam, masih berlanjut di KCB 2. Bahkan nilai inovatif serta kerja kerasnya telah mengantarkan ia menjadi salah satu pengusaha muda dari kota Solo.
Jika dibandingkan dengan bagian sebelumnya, KCB 2 ini memang jauh lebih diperuntukkan bagi kalangan dewasa. Keromantisan sebuah pasangan suami istri dimunculkan melebihi apa yang pernah muncul di Ayat-ayat Cinta.
Namun alhamdulillah, akhirnya semua berlalu dan berakhir pada satu hal yang justru jauh tidak terbayangkan sebelumnya. Satu kisah cinta Khairul Azzam dengan Anna Althafunnisaa menutup akhir cerita ini dengan manis.
Semoga kisah ini kembali menjadi satu jalan kebangkitan ummat untuk kembali mengenal kemuliaan Islam. Aamiin yaa Robbal’alamiin …

UNTUK DOWNLOAD MOVIE SILAHKAN COPY PASTE LINK DIBROWSER
LINK ENTERUPLOAD
http://www.enterupload.com/13avrb4pz95s/KCB2.2009.DVDRip.part1.rar.html
http://www.enterupload.com/rlztmoasb1iu/KCB2.2009.DVDRip.part2.rar.html
http://www.enterupload.com/0hin4bsl8d04/KCB2.2009.DVDRip.part3.rar.html
http://www.enterupload.com/i28acbejd44m/KCB2.2009.DVDRip.part4.rar.html
http://www.enterupload.com/whhf36lle7ab/KCB2.2009.DVDRip.part5.rar.html
http://www.enterupload.com/99vmajlm71mb/KCB2.2009.DVDRip.part6.rar.html
http://www.enterupload.com/tkb0pj2h5tg1/KCB2.2009.DVDRip.part7.rar.html
 
OR
LINK HOTFILE

http://hotfile.com/dl/23991280/3406deb/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part1.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991105/bb2308b/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part2.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991588/7245263/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part3.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991217/4bfd6fc/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part4.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991688/3b453bf/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part5.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991292/f6d7a4a/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part6.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991704/81d6592/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part7.rar.html

OR

LINK MULTIUPLOAD

http://www.multiupload.com/XCOCBE2J6T

http://www.multiupload.com/2RYQO2ESOY

http://www.multiupload.com/GFBCZHLC2N
http://www.multiupload.com/POUISWQ6QN

http://www.multiupload.com/R627K2QJWL

http://www.multiupload.com/CX24WUB5KH

http://www.multiupload.com/WLV1Q714D0
OR

LINK RAPIDSHARE

http://rapidshare.com/files/334551807/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part1.rar

http://rapidshare.com/files/334551821/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part2.rar

http://rapidshare.com/files/334552315/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part3.rar

http://rapidshare.com/files/334552323/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part4.rar

http://rapidshare.com/files/334552868/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part5.rar
http://rapidshare.com/files/334552827/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part6.rar

http://rapidshare.com/files/334552889/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part7.rar

password: www.downloadbox.org


VERSI NGIRIT ( FILE RMVB )
PUTAR PAKE REAL ALTERNATIV ATAU REAL ONE

http://www.mediafire.com/?zdiejwztukc
http://www.mediafire.com/?tgl2mzwmfjo
http://www.mediafire.com/?4zmzg50e5w2
http://www.mediafire.com/?n5zm4ztwzti

Asal Usul Permainan Poker


Kita telanjur mengenalnya sebagai kartu “remi”. Padahal “remi” sebenarnya nama salah satu permainan kartu yang oleh orang Inggris disebut playing cards atau card game. Ada 1001 macam permainan kartu. Setiap negara bahkan wilayah suatu negara memiliki jenis permainannya sendiri. Di Tanah Air kita akrab dengan istilah permainan “empat-satu”, “remi”, “cangkulan”, dsb. Namun, yang populer di banyak negara misalnya poker, canasta, blackjack, casino, solitaire, bridge dengan jumlah pemain yang bisa berbeda-beda. Solitaire dan bridge bagi kita barangkali lebih familiar ketimbang yang lain. Solitaire, yang sudah dimainkan orang sejak ratusan tahun lalu - dan banyak jenisnya - itu dimainkan sendirian, terutama untuk mengisi waktu luang. Jangan heran kalau menjelang jam kerja berakhir di kantor-kantor, mudah dijumpai karyawan asyik memainkannya di layar komputer pribadi (PC), bukan dengan kartu betulan. Maklum, solitaire menjadi program game standar yang di-install di PC. Sedangkan bridge yang harus dimainkan oleh empat orang - biasanya berpasangan - bahkan menjadi salah satu nomor andalan bagi tim Indonesia dalam dunia olahraga untuk meraih kemenangan dalam suatu turnamen bridge internasional.

Seperti kita kenal sekarang, satu pak kartu remi atau poker berisi 52 lembar. Dibagi menjadi empat suit atau jenis kartu (Spade, Heart, Diamond, Club), masing-masing terdiri atas 13 kartu (dari As, 1, 2, dst. sampai King). Plus kartu tambahan berupa dua kartu joker, hitam dan merah.

Kapan dan siapa penemu kartu remi tidak diketahui secara pasti. Diduga embrionya berasal dari daratan Cina atau Hindustan sekitar tahun 800. Bagaimana ceritanya sampai bisa masuk ke Eropa pun agak samar-samar. Mungkin dibawa oleh para pedagang, tentara, atau suku-suku nomaden. Yang jelas, jenis permainan kartu ini - entah datang dari Timur, Mesir, atau Arab - muncul di Italia kira-kira akhir tahun 1200-an. Setelah itu menyebar ke Jerman, Prancis, dan Spanyol.

Sejumlah ahli sejarah menduga, kartu permainan itu hasil evolusi dari sejenis permainan catur yang dimainkan oleh para gembala di Asia Barat. Sambil menggembala, mereka bermain catur memakai kerikil. Ahli lain berpendapat, permainan kartu merupakan evolusi dari semacam upacara untuk berkomunikasi dengan para dewa. Empat batang tongkat atau anak panah yang sudah ditandai dengan empat simbol berbeda, dilemparkan ke atas altar. Tongkat mana yang jatuh, itulah yang diinterpretasikan sang pendeta sebagai titah dewa.

Kartu pertama di Eropa (Italia) disebut Tarot (tarrochi) atau tablet nasib karena bentuknya seperti tablet, dan digunakan antara lain untuk meramal nasib. Tarot tertua berasal dari tahun 1470 di Lombardy. Satu setnya 50 kartu, dibagi menjadi lima kelompok masing-masing 10 kartu. Pada permukaannya terukir tema-tema alegori atau mitologi tentang berbagai aspek kehidupan seperti ilmu, seni, planet, dsb.

Tarot terus berevolusi. Tarot Venetia jumlahnya 78 kartu, termasuk sebuah kartu - namanya il matto (si pandir) - yang diduga sebagai cikal-bakalnya joker modern.

Dulu kartu permainan terbatas dinikmati kaum berduit mengingat harganya mahal. Maklum, masih buatan tangan dan gambarnya hasil lukisan. Setelah sistem cetak dengan kayu ditemukan, kartu menjangkau masyarakat ramai. Produksi makin meningkat setelah ditemukan teknik cetak dengan plat tembaga. Ditemukannya proses reproduksi warna dengan teknik litografi di awal 1800-an makin mendorong munculnya kartu-kartu cantik dari Jerman, Italia, dan Prancis.

Sejarah tidak mencatat siapa sebenarnya sosok Jack, Queen, dan King pada kartu modern. Namun tokoh pada kartu-kartu sebelumnya terus berganti dari waktu ke waktu. Pada kartu tua dari Italia dan Spanyol, keempat kartu King-nya menggambarkan para raja dari kerajaan besar dunia Abad Pertengahan. Lalu ketika Raja Henry III dari Prancis naik tahta, kostum para bangsawan pada kartu berubah mengikuti mode di zaman itu.

Masih banyak misteri belum terjawab secara memuaskan. Misalnya, kenapa kartu Jack disebut Jack, bukan pangeran atau gelar bangsawan lain? Mengapa Jack bermata satu? Kenapa pula Jack Hati tidak berkumis? ada yang tau ??

Sabtu, 16 Januari 2010

MENGAKU RASUL


Starvision kali ini mengangkat film religi yang terinspirasi maraknya aliran sesat di Indonesia. Cerita ini diilhami oleh banyaknya orang yang mengaku sebagai rasul yang diutus untuk memurnikan akidah.
Dalam besutan sutradara Helfi Kadit, film ini berkisah mengenai padepokan sesat di daerah Jawa Barat. Padepokan sesat yang sebelumnya adalah sebuah pesantren itu dipimpin oleh Ki Baihaqi (Reza Pahlevi) dan Guru Samir (Ray Sahetapy). Pesantren itu menjadi padepokan sesat sejak Guru Samir menyatakan dirinya sebagai rasul.
Diceritakan pula Rianti (Jian Bantari) adalah mahasiswi yang sedang bimbang karena masalah keluarga dan masalah percintaan dengan sang kekasih. Rianti yang bertengkar dengan ayahnya karena hubungannya dengan Ajie (Alblen) tak direstui, memilih pergi. Rasa kecewa Rianti membuncah kala memergoki Ajie dengan wanita lain. Untuk menenangkan pikiran, Rianti bergabung dengan padepokan Guru Samir.

Ajie pun menyusul Rianti ke padepokan atas permintaan ibu Rianti (Baby Zelvia). Dia ingin mengajak Rianti pulang sekaligus menjelaskan tentang kesalahpahaman di antara mereka. Tapi Rianti sudah banyak berubah, bahkan dia tak ingin meneruskan hubungan dengan Ajie. Dia kini dekat dengan Reihan (Ihsan Idol), anak tiri Guru Samir.
Berbagai keganjilan ditemui oleh Ajie selama di padepokan, antara lain adanya penghapusan dosa dan jaminan masuk surga dengan cara membeli sertifikat. Tak sengaja pula, Ajie memergoki Guru Samir melakukan tafakur dengan cara yang tidak lazim, bahkan melihat Guru Samir memeluk seorang gadis di sebuah gudang yang mereka sebut sebagai rumah tirakat.
Ajie curiga Guru Samir penganut aliran sesat. Sebaliknya, Rianti tak percaya Guru Samir yang dipujanya berlaku sesat. Rianti pun tak keberatan saat Guru Samir ingin menikahinya. Ajie dibantu Raihan bertekad membongkar kebusukan Guru Samir.
Keadaan memanas saat salah satu jamaah padepokan, Marni (Fitri Ayu), mengaku dihamili Guru Samir. Ayah Marni marah besar, minta pertanggungjawaban Guru Samir.
Guru Samir tidak menolak pengakuan Marni. Dia, yang mengaku orang suci tak mungkin melakukan perbuatan nista seperti itu. Untuk membuktikan dia tak bersalah, Guru Samir membuktikan dengan memotong tangannya. Jika tangannya kembali utuh setelah dipotong, maka dia adalah benar orang suci yang setara dengan rasul.
Jamaah, termasuk Rianti, banyak yang percaya dan mengimani kepada Guru Samir saat terbukti tangannya bisa kembali utuh setelah dipotong.
Apa yang sebenarnya terjadi? Benarkah Guru Samir orang suci yang dikaruniai mukjizat?
Film yang mulai tayang di bioskop pada tanggal 5 Juni ini terbilang sangat berani, karena dia mengambil tema yang sangat sensitif bagi sebagian besar penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Namun setelah sukses lolos sensor LSF, dan berhasil tayang di bioskop, film ini telah membuktikan diri mampu mengangkat hal 'tabu' secara apik.
Alur cerita yang lambat memang sedikit mengganggu. Meski demikian, pemain senior yang kemampuan aktingnya tak perlu dipertanyakan, berhasil memaku penonton untuk terus mengikuti cerita hingga akhir.
Namun sayang, kesabaran penonton menantikan kisahnya hingga akhir tak terbalas. Setelah cerita berakhir, penonton tak disuguhi penutup cerita yang diharapkan. Akhir cerita cenderung dipaksakan dan mengambang. Banyak hal yang ingin diketahui oleh penonton tak terungkap di akhir cerita.
UNTUK DOWNLOAD SILAHKAN COPY PASTE LINK DI BROWSER
http://rapidshare.com/files/160369828/Mengaku_Rasul.part1.rar
http://rapidshare.com/files/160370185/Mengaku_Rasul.part2.rar
http://rapidshare.com/files/160369905/Mengaku_Rasul.part3.rar
OR
http://rapidshare.com/files/161549425/m-r-2008.part01.rar
http://rapidshare.com/files/161650621/m-r-2008.part02.rar
http://rapidshare.com/files/161650622/m-r-2008.part03.rar
http://rapidshare.com/files/161739548/m-r-2008.part04.rar
http://rapidshare.com/files/161739552/m-r-2008.part05.rar
http://rapidshare.com/files/161779293/m-r-2008.part06.rar
http://rapidshare.com/files/161779296/m-r-2008.part07.rar
http://rapidshare.com/files/162326909/m-r-2008.part08.rar
http://rapidshare.com/files/162326911/m-r-2008.part09.rar
http://rapidshare.com/files/162332675/m-r-2008.part10.rar

Bukan Cinta Biasa


Dated Released : 7 May 2009
Quality : -
Info : imdb.com/title/tt1431030
Lihat : Trailer
Starring : Ferdy Element, Wulan Guritno
Genre : Comedy | Romance

Uploader by barrock

Download File[502MB]
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
R E S E N S I

Nikita (Olivia Lubis Jensen) yang hanya tinggal berdua dengan sang ibu, Lintang (Wulan Guritno). Tanpa sengaja, Nikita menemukan kenyataan ayahnya, Tommy (Ferdy Element) ternyata masih hidup.

Tommy sendiri adalah seorang bintang rock, yang kehidupannya kurang teratur, urakan dan senang 'main' perempuan. Angel (Julia Perez) adalah salah satu korban 'permainan' Tommy.

Kerinduan Nikita akan sosok ayah akhirnya dapat terpenuhi. Lintang yang harus berangkat ke luar negeri, akhirnya dengan terpaksa menitipkan Nikita pada Tommy. Di sinilah awal mula kisah antara ayah dan anak yang tak pernah bertemu selama belasan tahun bermula.

Tommy yang selama ini bisa bersikap seenaknya di rumahnya, namun semenjak kedatangan Nikita di rumahnya, ia harus mengubah sebagian besar kebiasaannya. Karena Nikita menerapkan beberapa aturan di rumahnya. Dari aturan berhenti merokok, minum minuman keras, hingga melarang ayahnya membawa teman wanitanya ke dalam kamar.

Ketika Cinta Bertasbih


Date Released : 11 June 2009
Quality : -
Info : imdb.com/title/tt1445050
Lihat : Trailer
Starring : Kholidi, Alice Norin
Genre : Drama

Uploader by barrock

Download File

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
R E V I E W

Film ini melakukan pengambilan gambar (syuting) di lokasi sebenarnya yaitu di beberapa tempat di Kairo Mesir seperti di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mesir, seputar Kota Kairo dan Alexandria, Bandar Udara Internasional Kairo, Sungai Nil, Piramid Giza, dan Universitas Al Azhar, sehingga akan memberikan nilai plus pada film ini.

Film yang diangkat dari novel Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburrahman el-Shirazy ini bercerita kisah perjalanan Khairul Azzam (M. Kholidi Asadil Alam), seorang mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Universitas Al Azhar Kairo-Mesir. Azzam merupakan mahasiswa yang cerdas, hal ini terbukti ketika di tahun pertama dia memperoleh predikat jayyid jiddan (baik sekali). Tetapi di tahun kedua, Ayah Azzam yang tinggal di Solo, Indonesia meninggal dunia. Setelah itu ibunya sering sakit-sakitan. Belum lagi ketiga adik perempuannya yang masih beranjak dewasa yang pasti memerlukan banyak biaya. Maka untuk menghidupi dirinya dan keluarganya di Indonesia, Azzam berdagang bakso dan tempe di Kairo-Mesir. Sejak saat itu Azzam mengalihkan konsentrasinya dari belajar ke bekerja, sehingga prestasi akademiknya menurun. Beberapa kali ia juga tidak naik tingkat.

Dari pekerjaannya berdagang bakso dan tempe tersebut Azzam menjadi terkenal di kalangan KBRI di Kairo, sehingga mempertemukannya dengan Eliana (Alice Sofie Norin), gadis cantik dan modern, putri Dubes RI di Mesir. Selain itu kehadiran Anna (Oki Setiana Dewi), seorang wanita Islami yang menggoda hati Azzam menjadi unsur yang mengikat keduanya dalam sebuah misteri cinta.

Bagaimana kisah selanjutnya. Apakah film KCB ini bisa sebagus dalam nove

Ketika Cinta Bertasbih 2


Bermula dengan penuturan tentang keindahan suasana dini hari di Pesantren Darul Quran, Kang Abik berhasil mengajak pembacanya untuk seakan memasuki satu demi satu alur cerita di bagian kedua dari karya dwilogi Pembangun Jiwa-nya “Ketika cinta Bertasbih” ini.
Kehadiran seorang gadis jelita dengan kekhusyuan ibadahnya di sepertiga malam terakhir itu, telah memperkuat karakter ia, seorang mahasiswi terbaik di Al Azhar University, ialah Anna Althafunnisaa. Seorang putri dari Kiai Lutfi pemilik pondok pesantren Daarul Qur’an.
Kisah berlanjut dengan pemaparan suasana kegundahan hati seorang master lulusan terbaik pula dari Universitas tertua di dunia itu. Furqan. Tentunya kita masih ingat ia ketika disaat-saat kebahagiaan ia akan keberhasilannya meraih gelar master, ia juga harus rela menyandang predikat sebagai pengidap HIV di Ketika Cinta Bertasbih (KCB) 1.
Kegundahan hati itu terus berlanjut walaupun sampai ketika Anna menerima pinangannya dari Furqan. Ia bagai berada di ujung sebuah tebing kebimbangan, antara meneruskan ke jenjang pernikahan atau membatalkan semuanya.
Sampai akhirnya, pil pahit harus ditelan oleh banyak dari para pria yang selama ini menaruh hati pada Anna Althafunnisaa. Tak terkecuali Khairul Azzam, seorang mahasiswa Al Azhar yang baru dapat menyelesaikan kuliahnya setelah hampir 9 tahun lamanya ia berada di negeri para nabi itu. Pada bagian kedua karya dwilogi ini diceritakan tentang kepulangan Azzam yang disambut bahagia oleh keluarganya. Banyak perubahan yang terjadi pada kehidupan keluarga Azzam jika dibandingkan dengan kehidupan 9 tahun yang lalu sebelum ia berangkat menunaikan cita-cita. Salah seorang adiknya yaitu Ayatul Husna kini telah menjadi seorang cerpenis remaja yang mendapatkan penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional Indonesia.
Keberadaan tokoh-tokoh sebelumnya di KCB 1, serta hadirnya tokoh-tokoh baru di KCB 2 semakin membuat karya ini terasa begitu wah. Bahkan menurut saya pribadi jika dibandingkan dengan KCB 1, KCB 2 ini jauh lebih bagus dalam segi penuturan kisahnya.
Ada beberapa cerita yang telah usai di KCB 1 dan tidak sedikitpun tertulis kembali di KCB 2, seperti halnya kisah kekecewaan Fadhil ketika seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya, yang ia pernah harapkan dapat menjadi belahan jiwanya ternyata menikah dengan sahabatnya sendiri.
Konflik tajam terjadi pada beberapa bagian dari novel ini, diantaranya pada shubuh hari ketika terjadi keributan di rumah Azzam, disana diceritakan tentang seorang paman yang akan menembak dan membunuh keponakannya sendiri. Kemudian klimaks cerita ini terjadi ketika terjadi kecelakaan dimana yang menjadi korbannya adalah Azzam dan Ibunya, mereka terpelanting jatuh dari atas sepeda motor karena tertabrak bus yang ugal-ugalan, sampai akhirnya Azzam harus rela berbaring di rumah sakit menderita patah tulang, sementara ibunya berpulang menghadap ke hadirat Alloh SWT.
Ada raut kesedihan disana, padahal saat musibah itu terjadi adalah hanya berselang 4 hari sebelum pesta pernikahan Azzam dengan seorang dokter dari Kudus.
Ada banyak kisah yang terjadi secara tiba-tiba diluar dugaan para pembaca. Namun secara keseluruhan, kesinambungan cerita dari satu tokoh yang ditampilkan dengan tokoh lain di bagian lainnya, masih tetap menjadi satu ciri khas dari karya-karya kang abik, yang mampu membuat decak kagum para pembacanya.
Selain dari kuatnya alur serta penokohan dalam KCB 2 ini, kang abik juga masih terlalu lihai menceritakan keseharian dalam kehidupan pesantren, tentunya ini mungkin karena sesuai dengan latar dari kehidupan kang abik itu sendiri. Kemudian, satu persatu keilmuan tentang fiqih, aqidah, dan lain sebagainya tetap menjadi suguhan utama yang beliau munculkan dalam bagian cerita ini, tanpa sedikitpun membuat para pembaca merasa digurui.
Bukan hanya kisah cinta, nilai-nilai semangat wirausaha atau jiwa entrepreneurship yang dimiliki Azzam, masih berlanjut di KCB 2. Bahkan nilai inovatif serta kerja kerasnya telah mengantarkan ia menjadi salah satu pengusaha muda dari kota Solo.
Jika dibandingkan dengan bagian sebelumnya, KCB 2 ini memang jauh lebih diperuntukkan bagi kalangan dewasa. Keromantisan sebuah pasangan suami istri dimunculkan melebihi apa yang pernah muncul di Ayat-ayat Cinta.
Namun alhamdulillah, akhirnya semua berlalu dan berakhir pada satu hal yang justru jauh tidak terbayangkan sebelumnya. Satu kisah cinta Khairul Azzam dengan Anna Althafunnisaa menutup akhir cerita ini dengan manis.
Semoga kisah ini kembali menjadi satu jalan kebangkitan ummat untuk kembali mengenal kemuliaan Islam. Aamiin yaa Robbal’alamiin …

UNTUK DOWNLOAD MOVIE SILAHKAN COPY PASTE LINK DIBROWSER
LINK ENTERUPLOAD
http://www.enterupload.com/13avrb4pz95s/KCB2.2009.DVDRip.part1.rar.html
http://www.enterupload.com/rlztmoasb1iu/KCB2.2009.DVDRip.part2.rar.html
http://www.enterupload.com/0hin4bsl8d04/KCB2.2009.DVDRip.part3.rar.html
http://www.enterupload.com/i28acbejd44m/KCB2.2009.DVDRip.part4.rar.html
http://www.enterupload.com/whhf36lle7ab/KCB2.2009.DVDRip.part5.rar.html
http://www.enterupload.com/99vmajlm71mb/KCB2.2009.DVDRip.part6.rar.html
http://www.enterupload.com/tkb0pj2h5tg1/KCB2.2009.DVDRip.part7.rar.html
 
OR
LINK HOTFILE

http://hotfile.com/dl/23991280/3406deb/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part1.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991105/bb2308b/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part2.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991588/7245263/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part3.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991217/4bfd6fc/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part4.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991688/3b453bf/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part5.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991292/f6d7a4a/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part6.rar.html

http://hotfile.com/dl/23991704/81d6592/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part7.rar.html

OR

LINK MULTIUPLOAD

http://www.multiupload.com/XCOCBE2J6T

http://www.multiupload.com/2RYQO2ESOY

http://www.multiupload.com/GFBCZHLC2N
http://www.multiupload.com/POUISWQ6QN

http://www.multiupload.com/R627K2QJWL

http://www.multiupload.com/CX24WUB5KH

http://www.multiupload.com/WLV1Q714D0
OR

LINK RAPIDSHARE

http://rapidshare.com/files/334551807/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part1.rar

http://rapidshare.com/files/334551821/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part2.rar

http://rapidshare.com/files/334552315/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part3.rar

http://rapidshare.com/files/334552323/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part4.rar

http://rapidshare.com/files/334552868/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part5.rar
http://rapidshare.com/files/334552827/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part6.rar

http://rapidshare.com/files/334552889/KCB2.2009.DVDRip-downloadbox.org.part7.rar

password: www.downloadbox.org


VERSI NGIRIT ( FILE RMVB )
PUTAR PAKE REAL ALTERNATIV ATAU REAL ONE

http://www.mediafire.com/?zdiejwztukc
http://www.mediafire.com/?tgl2mzwmfjo
http://www.mediafire.com/?4zmzg50e5w2
http://www.mediafire.com/?n5zm4ztwzti

Asal Usul Permainan Poker


Kita telanjur mengenalnya sebagai kartu “remi”. Padahal “remi” sebenarnya nama salah satu permainan kartu yang oleh orang Inggris disebut playing cards atau card game. Ada 1001 macam permainan kartu. Setiap negara bahkan wilayah suatu negara memiliki jenis permainannya sendiri. Di Tanah Air kita akrab dengan istilah permainan “empat-satu”, “remi”, “cangkulan”, dsb. Namun, yang populer di banyak negara misalnya poker, canasta, blackjack, casino, solitaire, bridge dengan jumlah pemain yang bisa berbeda-beda. Solitaire dan bridge bagi kita barangkali lebih familiar ketimbang yang lain. Solitaire, yang sudah dimainkan orang sejak ratusan tahun lalu - dan banyak jenisnya - itu dimainkan sendirian, terutama untuk mengisi waktu luang. Jangan heran kalau menjelang jam kerja berakhir di kantor-kantor, mudah dijumpai karyawan asyik memainkannya di layar komputer pribadi (PC), bukan dengan kartu betulan. Maklum, solitaire menjadi program game standar yang di-install di PC. Sedangkan bridge yang harus dimainkan oleh empat orang - biasanya berpasangan - bahkan menjadi salah satu nomor andalan bagi tim Indonesia dalam dunia olahraga untuk meraih kemenangan dalam suatu turnamen bridge internasional.

Seperti kita kenal sekarang, satu pak kartu remi atau poker berisi 52 lembar. Dibagi menjadi empat suit atau jenis kartu (Spade, Heart, Diamond, Club), masing-masing terdiri atas 13 kartu (dari As, 1, 2, dst. sampai King). Plus kartu tambahan berupa dua kartu joker, hitam dan merah.

Kapan dan siapa penemu kartu remi tidak diketahui secara pasti. Diduga embrionya berasal dari daratan Cina atau Hindustan sekitar tahun 800. Bagaimana ceritanya sampai bisa masuk ke Eropa pun agak samar-samar. Mungkin dibawa oleh para pedagang, tentara, atau suku-suku nomaden. Yang jelas, jenis permainan kartu ini - entah datang dari Timur, Mesir, atau Arab - muncul di Italia kira-kira akhir tahun 1200-an. Setelah itu menyebar ke Jerman, Prancis, dan Spanyol.

Sejumlah ahli sejarah menduga, kartu permainan itu hasil evolusi dari sejenis permainan catur yang dimainkan oleh para gembala di Asia Barat. Sambil menggembala, mereka bermain catur memakai kerikil. Ahli lain berpendapat, permainan kartu merupakan evolusi dari semacam upacara untuk berkomunikasi dengan para dewa. Empat batang tongkat atau anak panah yang sudah ditandai dengan empat simbol berbeda, dilemparkan ke atas altar. Tongkat mana yang jatuh, itulah yang diinterpretasikan sang pendeta sebagai titah dewa.

Kartu pertama di Eropa (Italia) disebut Tarot (tarrochi) atau tablet nasib karena bentuknya seperti tablet, dan digunakan antara lain untuk meramal nasib. Tarot tertua berasal dari tahun 1470 di Lombardy. Satu setnya 50 kartu, dibagi menjadi lima kelompok masing-masing 10 kartu. Pada permukaannya terukir tema-tema alegori atau mitologi tentang berbagai aspek kehidupan seperti ilmu, seni, planet, dsb.

Tarot terus berevolusi. Tarot Venetia jumlahnya 78 kartu, termasuk sebuah kartu - namanya il matto (si pandir) - yang diduga sebagai cikal-bakalnya joker modern.

Dulu kartu permainan terbatas dinikmati kaum berduit mengingat harganya mahal. Maklum, masih buatan tangan dan gambarnya hasil lukisan. Setelah sistem cetak dengan kayu ditemukan, kartu menjangkau masyarakat ramai. Produksi makin meningkat setelah ditemukan teknik cetak dengan plat tembaga. Ditemukannya proses reproduksi warna dengan teknik litografi di awal 1800-an makin mendorong munculnya kartu-kartu cantik dari Jerman, Italia, dan Prancis.

Sejarah tidak mencatat siapa sebenarnya sosok Jack, Queen, dan King pada kartu modern. Namun tokoh pada kartu-kartu sebelumnya terus berganti dari waktu ke waktu. Pada kartu tua dari Italia dan Spanyol, keempat kartu King-nya menggambarkan para raja dari kerajaan besar dunia Abad Pertengahan. Lalu ketika Raja Henry III dari Prancis naik tahta, kostum para bangsawan pada kartu berubah mengikuti mode di zaman itu.

Masih banyak misteri belum terjawab secara memuaskan. Misalnya, kenapa kartu Jack disebut Jack, bukan pangeran atau gelar bangsawan lain? Mengapa Jack bermata satu? Kenapa pula Jack Hati tidak berkumis? ada yang tau ??